Banyuwangi Menangis

0
713
Nampak Rumah Warga Yang Hancur Akibat Banjir Bandang Dan Rukmini Warga Yang Terdampak

Banyuwangi, raungpost.id

Banjir bandang yang melanda kabupaten banyuwangi jawa timur minggu (1/7/2018), tepatnya di desa Bangurejo, kecamatan Singojuruh menimbulkan dampak psikologis tersendiri bagi masyarakat sekitar. Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Tim media Raung post bersama Admin Suara Rakyat Bondowoso berserta jajarannya mendatangi lokasi, sekaligus Memberikan Bantuan berupa Sembako dan Baju layak pakai. Sumbangan yang di bagikan merupakan hasil dari penggalangan Dana.

Di lokasi kejadian terlihat banyak rumah warga yang rusak berat bahkan hancur tidak sedikit barang berharga yang hanyut terbawa arus banjir. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa karena banyak warga yang sedang bekerja dan anak-anak pada masuk sekolah.

Di ketahui ada 446 rumah warga yang terdampak banjir, 28 rumah rusak ringan dan 10 rumah yang dinyatakan hilang kerna terbawa arus Banjir.

Rukmini salah satu korban banjir bandang yang berada di RT 01/RW 01 desa bangorejo menuturkan, saat kejadian banjir bandang di daerahnya tidak ada hujan , ” Saat kejadian banjir bandang tidak ada hujan, namun di hulu terjadi hujan yang mengakibatkan gunung pendil longsor, sehingga mengakibatkan banjir bandang , ” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua PCNU Banyuwangi Namanya Dicatut Tersangka Dugaan Perampokan, Ini Reaksinya

Dirinya bersama warga yang lain mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah banyuwangi dan masyarakat yang telah memberikan sumbang sihnya untuk meringkankan beban yang di hadapinya.

Sementara itu, Camat Singojuruh Lutfi MSI, saat berada di Balai Desa Alas Malang menuturkan, Banjir bandang yang menimpa masyarakat singojuruh sudah mendapat perhatian serius dari pemkab banyuwangi.

” Terjadinya banjir bandang di Desa Bangorejo, karena jembatan tersumbat oleh kayu besar, jembatan tersebut masih dalam kontruksi lama dan bercagak, sehingga tidak mampu menampung derasnya luapan air kiriman dari hulu , ” terangnya.

Kontruksi jembatan bercagak kaki tiga bila ada matreal kayu pasti akan tersangkut, untuk menghindari terjadinya banjir lagi maka jembatan ini harus dijebol dan tidak lagi mengunakan kontruksi kaki tiga , pungkas lutfi.

Penulis :Nurhayati/tim

Editor :didik Sudjoko

Publizer :Didik Sudjoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here