Kenapa Harus Cinta Produk Lokal, Ini Penjelasan Bupati

0
640

Jember, raungpost.id

Mencintai produk lokal menjadi salah satu materi program satu sekolah satu TNI, yang dimulai Sabtu (21/7/2018) dan Materi ini merupakan bagian dari bela negara.

Lebih kurang 400 siswa SMKN 5 mendapatkan kesempatan emas dengan menerima materi langsung dari ibu Bupati.

Materi ini bertujuan membangun karakter generasi yang cinta tanah air dan siap bela negara.

Bupati menjelaskan, materi ini memunculkan ciri khas atau pembeda kepada anak jember setiap mengkonsumsi, yakni memilih produk Indonesia atau lokal.

“ Itu salah satu karakter yang ingin dibangun dari anak-anak di kabupaten jember. Ibarat pondasi, tidak mungkin satu pohon bisa tumbuh kuat kecuali akarnya kokoh. ” tutur Bupati.

Bangsa ini memerlukan generasi penerus yang mempunyai visi yang bisa melakukan segala sesuatunya dengan tujuan yang jelas.

Program satu sekolah satu TNI memiliki visi yang jelas, yakni membangun generasi yang mempunyai karakter pembeda yang sulit disaingi. Karakter yang dibangun adalah karakter cinta tanah air dan membela negara melalui kecintaan terhadap produk-produk lokal.

Tujuan kedua yaitu membangun karakter kejujuran. Hilangnya kejujuran merupakan masalah yang sangat besar. Ketiga karakter peduli.

“ Percuma siswanya hebat. Percuma siswanya juara, tetapi mereka tidak peduli kepada sesama. Punya ilmu pertanian, tetapi tidak peduli kepada petani. ” ujarnya.

Program satu Sekolah Satu TNI merupakan program membangun sumberdaya manusia. “ Kalau ingin untung seumur hidup ada tanaman yang namanya sumber daya manusia, termasuk siswa adalah aset-aset bangsa. ” jelas Bupati.

Salah satu contoh cinta produk lokal diantaranya membeli susu. Penjualan susu produk luar negeri di Indonesia mencapai 1 juta liter per hari. Keuntungannya mencapai Rp. 200 triliun.

“ Padahal kita punya produk susu sapi bestcow produk Jember yang merupakan susu kambing organik, susu Almond produk Jember, susu Kefir Bangsalsari, dan Susu Segar Rembangan,” jlentrehnya.

Kita punya produk sendiri yang membuat ekonomi berputar lebih baik. Uangnya untuk bangsa sendiri, yaitu meningkatkan kemampuan UKM. Menghargai produk dari SMK dan mengkonsumsi produk SMK adalah bagian cinta tanah air dan bela negara.

Bupati menegaskan, sasaran program Satu Sekolah Satu TNI adalah pemuda, karena generasi muda adalah agen perubahan. “ Bangkit dan berbuat sesuatu atau lupakan semua mimpi. Kita harus berubah atau kita tetap dijajah bangsa lain dengan tergantung produk perusahaan asing. ” tuturnya.

Ada tiga sikap perjuangan generasi muda dengan materi cinta produk lokal. Yakni membeli produk Indonesia, membela Indonesia, dan menumbuhkan persaudaraan.

Sementara itu, Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Arif Munawar menjelaskan tahap pertama Satu Sekolah Satu TNI ini diberikan untuk siswa SMA, SMK, dan Aliyah negeri maupun swasta.

Program ini melibatkan 415 anggota TNI yang dibagi menjadi 31 tim dengan setiap tim terdapat 13 orang. “Satu tim akan masuk ke satu sekolah mengajarkan baik kedisiplinan, cinta tanah air dan cinta produk lokal,” jelasnya.

Menurutnya, program ini adalah upaya pembangunan karakter sejak dini. “Karena kedepannya akan meneruskan estafet kepemimpinan, baik di militer maupun pemerintah daerah dan bangsa,” tuturnya.

Tim ini menyiapkan pemuda dengan pendidikan karakter, kedisiplinan yang tinggi, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan yang luas.

“ Akan Ada evaluasi setiap bulan terkait kekurangannya, kemudian diperbaiki dan juga akan menambah kreasi dan inovasi agar kedepannya memberikan output yang maksimal,” pungkasnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here