APBG Desa Alue Patong Kecamatan Indra Makmu Diduga Sarat Penyimpangan

0
1221

Aceh Timur, raungpost.id

Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Tahun 2017 sumber Dana Desa (DD) desa alue patong, kecamatan indra makmu, kabupaten aceh timur, provinsi aceh diduga sarat dengan penyimpangan.

Saat awak media melakukan pemantauan langsung ke desa terkait di temukan hasil realisasi yang diduga telah melanggar tahapan perencanaan.

Safrijal sekretaris desa alue patong saat ditemuai awak media dikantornya sabtu (4/8/2018), merasa agak kurang nyaman ketika diminta untuk melihat dokumen APBG Tahun 2017.

Permintaan untuk melihat dokumen yang dimaksud, sekedar untuk menyesuaikan dengan laporan masyarakat. dirinya berdalih dengan alasan bila ingin melihat harus ada izin pihak dari kecamatan.

Menurut Safrijal, Saya harus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan terkait Dokumen APBG serta berkaitan dengannya. ” Saya tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut tanpa izin dari Kecamatan. Jika mau melihatnya, maka sebaiknya ke kecamatan saja ” . terang sekdes yang diketahui menantu langsung dari Keuchik Jafaruddin.

Warga menduga Sekdes desa alue patong rangkap jabatan, berdasarkan informasi ia juga sebagai ketua TPK Desa Alue Patong.

Sumber dari warga setempat menyebutkan, pengelolaan APBG yang ada di desa tidak transparansi ke publik. Kemungkinan besar karena diduga adanya penyimpangan dalam realisasi dana serta laporan pertanggung jawaban dana.

” Anggaran tahun 2017 ada, dibangun 1 unit plat beton gagal program, padahal plat beton buangan tersebut tidak berfungsi di dusun tupin jalo. Berarti anggaran negara telah di buang percuma, seharusnya bisa dialihkan untuk kegiatan lainnya ” . ujar sumber tersebut.

Sementara itu Keuchik desa alur patong, Jafaruddin saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kalau mau bertanya terkait kegiatan bangunan di desa, silahkan tanya langsung dengan Safrijal (Sekdes) dan Adi (operator Desa).

” Saya tidak bisa menjelaskan, karena semua urusan mereka yang kendalikan, saya sudah tidak sehat akibat pernah mengalami stroke sudah setahun ” . jelas Keuchik Jafaruddin.

Di dusun tupin jalo semua diatur oleh Muhammad Ali selaku kepala dusun, ” Semua bangunan didusun dia yang veto, termasuk rehab rumah dhu’afa semua dia yang atur, seharusnya itu saya punya kebijakan ” . terangnya.

” Ditunjuknya untuk perehapan rumah sesuka dia, ditanya langsung sama warga waktu rapat di Meunasah. Termasuk juga talud saluran pembuangan didusun tersebut dia yang minta mengerjakan, tidak boleh orang lain, supaya tidak terjadi protes dan keributan diberikan juga ” . papar keuchik lagi. (SAP) Di kutip dari Radar-x.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here