Seorang Pemuda Gampong Bandar Baroe Lecehkan Wartawan

0
899

Aceh Timur, raungpost.id

Seorang pemuda bernama Darwin yang menurut informasi merupakan selaku wakil ketua pemuda desa gampong bandar baroe, kecamatan indra makmu, kabupaten aceh timur diduga telah melecehkan dan memojokkan wartawan.

Insiden tersebut berlangsung saat awak media melakukan peliputan kegiatan musyawarah desa, ia dengan lantang melontarkan kata-kata, ” orang media asal ada uang benar semua ” . katanya. Di lansir dari Radar-x.net.

Sesaat setelah kegiatan selesai, tepatnya dihalaman meunasah dirinya melakukan protes terkait pemberitaan media didesanya, dengan mengatakan, ” tanpa memiliki legal standing digampong bandar baroe alias bortren, minggu (12/8/2018).

Kata-kata protes yang dilontarkan Darwin juga didengar oleh awak media yang turut hadir dalam acara tersebut, salah satunya oleh Adi Selitonga dari media Radar-x.net dan Nurdin dari media brantad kriminal sekaligus warga setempat.

Dalam hal ini, Adi Selitonga kepada media Selasa (14/08/2018), membenarkan pernyataan Darwin, ” Orang media kalau ada uang semua benar ” . ujarnya.

Menurut Adi Selitonga, Dari pertama kehadirannya pihaknya sudah disindir oleh Darwin dengan kata-kata yang kurang pantas didengar. Malahan Darwin memancing dengan bahasa sindiran kepada Syahrudin Adi Putra yang merupakan rekan seprofesi dari Radar-x.net wilayah Aceh juga.

Baca Juga:  Mengkomsumsi obat  dari Puskesmas,pasien Dilarikan ke UGD

Darwin menyebut, ” tidak punya hak komplen pemberitaan yang kami terbitkan, apa lagi tidak ada satu pun pemberitaan terkait nama dia ” . kata Adi Selitonga.

Sementara itu, Nurdin dari media brantas kriminal menegaskan, ” Peri laku Darwin tidak bisa dibiarkan, karena telah melanggar undang – undang pers. Darwin secara terang – terangan memprotes informasi publik di beritakan media, serta terkesan sengaja menyudutkan kinerja pers kepada anggota polsek Indra Makmu yang hadir ditempat kejadian ” . terangnya.

Dalam hal ini, Darwin dapat dikenan sanksi pidana 2 tahun kurungan penjara serta Denda 500 juta rupiah aras tindakan dilakukannya melecehkan dan indikasi deskriminatif terhadap wartawan “. jelas Nurdin.

Beberapa sumber terpercaya dari warga gampong bandar baroe, kecamatan indra makmoe yang berada di TKP kepada awak media juga membenarkan perihal kata-kata yang dilontarkan Darwin tersebut.

Berkenaan dengan pemberitaan didesanya Darwin sempat memanggil salah seorang wartawan dari Radar-x.net di mapolsek indra makmoe. Dimapolsek indra makmoe Darwin menuding dan menyudutkan wartawan.

Baca Juga:  Bakti Sosial Tim NY Mendapat Respon Positif Dari Masyarakat Terdampak Banjir

Beberapa sumber mengatakan kepada salah seorang anggota polsek indra makmoe, ” apa yang dikatakan Darwin terkait kehadiran wartawan digampong semakin memperkeruh suasana itu tidak benar, justru kehadiran wartawan membuat warga yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, atas apa yang terjadi didesanya.

Berkaitan dengan ADD di gampong kami selama ini tidak jelas, tidak adanya transparansi terhadap masyarakat. Semenjak kedatangan wartawan ke gampong, kami semakin tahu tentang aturan dana gampong, hak – hak kami sebagai warga dalam dana gampong.

Justru warga yang mengundang wartawan, supaya kami sebagai warga tidak ditakut – takuti dan dibodohi terus-menerus ” . pungkasnya. (SAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here