SPBU Alur Dua Langsa Barat Jual BBM Bersubsidi Melalui Jirigen

0
1318

Langsa, raungpost.id

Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) alur dua, kecamatan langsa barat, kota madya langsa dipergoki awak media jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis bensin dan solar, senin (20/08/2018) sekitar pukul. 04.30 – 06.30 wib.

SPBU yang menjual minyak tersebut diketahui langsung olek wartawan Radar-x.net saat memarkir kendaraan didepan toilet SPBU untuk melaksanakan sholat shubuh.

Wartawan Radar-x.net saat itu melihat antrian jirigen volume 33 liter, disamping itu juga terlihat jirigen yang sudah terisi BBM disejumlah titik diarea SPBU yang diduga berisi minyak premium dan solar. Di lansir dari Radar-x.net.

Budiman (27) salah seorang warga sekitar yang juga sedang menunggu antrian kepada awak media yang menemuinya mengatakan, Pemandangan seperti ini sudah lazim terjadi SPBU Alur Dua ini.

” Saya setiap pagi mengisi BBM disini, saya juga melihat antrian jirigen minyak dibawah pompa, kadang kita mau buru-buru ke pajak, sedikit terhambat “. ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang pembeli minyak yang menggunakan jirigen yang namanya enggan dipublikasikan, Seiap jam saya segini beli minyak untuk jual dikios depan rumah pak.

Baca Juga:  Warga Krajan Digegerkan Dengan Penemuan Bayi

” Saya kan tidak tahu kalau tidak boleh membeli pakai jirigen untuk dijual eceran. Kalau memang tidak boleh lagi dijual ecer bensin di kampung, saya tidak akan membeli lagi, saya mau menjual pertalite saja ” . Tuturnya.

Sementara itu, wartawan Radar-x.net Adi Selitonga Selasa (21/08/2018) mengatakan, SPBU ini memang nakal, saya sering memergoki mereka menjual BBM dalam jirigen.

Bila melihat kejadiannya seperti ini kan percuma dikeluarkan surat edaran pertamina nomor 407/F144A0/2016-S3 tentang larangan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar.

Dalam hal ini SPBU tidak mengindahkan aturan tersebut, ” Pantas saja kalau kita mau mengisi BBM jenis premium sering habis ” . jelas Adi Selitonga.

Marsudi pengawas SPBU alur dua kepada awak media membenarkan jika menjual BBM jenis bensin dengan jumlah besar, minimal persatu jirigen 30 liter, ” Itu sesuai dengan permintaan masyarakat ” . Jelasnya.

Masih menurut Marsudi, bila ada konsumen yang merasa tidak nyaman, saya mohon maaf, ” Apabila ada operator yang menyalahi aturan dengan berani mengisi lebih dari satu jirigen jenis bensin maka dipastikan akan ada sangsinya ” .Tegasnya.

Baca Juga:  Banyuwangi Menangis

Menurutnya, kebanyakan masyarakat yang mengisi BBM melalui jirigen membawa surat izin dari kampung masing-masing. kadang ada masyarakat yang mencari keuntungan dengan membawa lebih dari 3 jirigen. ” Tidak semua masyarakat mengisi BBM jenis premium ada yang pertalite dan pertamax ” . Katanya.

Marsudi mengaku, ada masyarakat yang mengisi BBM jenis solar melalui jirigen, mereka berdalih untuk kebutuhan mengisi boat. Rata-rata yang mengisi masyarakat alur dua sama bireum puntong. ” Dalam hal ini akan saya koordinasikan lagi dengan masyarakat setempat ” . Imbuhnya.

SPBU ini milik H. Sofyan Pakeh, Disinggung bahwa yang dilakukan oleh operator pompa melanggar aturan, Marsudi menyampaikan, ” Nanti akan saya brifing lagi sama kawan-kawan operator, agar lebih menjaga pelayanan, tutupnya. (SAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here