Manager SPBU Alur Dua Dan Peureulak Sikapi Pemberitaan Dimedia

0
1388
M. Phahrul Reza Manager SPBU Alur Dua Dan Peureulak

Langsa, raungpost.id

Beredarnya pemberitaan di media terkait penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi distasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) alur dua jenis premium dan solar, serta SPBU Peureulak jenis solar, pihak Manager SPBU alur dua langsng melakukan klarifikasi, rabu, (21/08/2018).

Klarifikasi tersebut dilakukan, mengingat adanya miss communication antara pihak media dengan pihak SPBU, oleh karenanya pihak media bersedia bertemu langsung dengan pimpinan atau pemilik SPBU di dua lokasi tersebut yakni M. Phahrul Reza, kamis malam (24/8/2018).

M. Phahrul Reza mengatakan, Kita sangat menjaga komitmen bersama terkait penjualan minyak di kedua SPBU kami, apalagi BBM bersubsidi. Akan tetapi, ” Kami juga tidak sampai hati menolak permintaan warga akan kebutuhan BBM diperkampungan pedalaman ” . ujarnya.

Kami sangat senang dapat membantu dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, ” Itu adalah komitmen kami dalam membangun usaha ” . tambahnya.

Menurut M. Phahrul Reza, Tidak mungkin kami menolak permintaan masyarakat akan kebutuhan BBM, asalkan bawa surat minimal dari keuchik desanya dan diterangkan bahwa yang bersangkutan benar-benar membutuhkan BBM jenis premium dan solar tersebut.

Baca Juga:  Bupati Jember Meninjau Dua Pasar Sesaat Setelah Menggelar Syukuran Nganyari Pasar

” Tidak untuk industri dan alat berat. Kami hanya bisa berikan terbatas, karena saya pesankan kepada pengawas hanya untuk 30 liter saja bagi memiliki surat dari kepala desa sebagai kebijakan ” . tegas Reza.

Dalam klarifikasi tersebut pihak pemilik kedua SPBU alur dua dan peureulak meminta kerja sama dengan pihak media dalam mengawasi sistem penjualan BBM bersubsidi ditempatnya. ” Jika ada operator yang nakal diminta segera dilaporkan, kami berikan sanksi tegas bagi yang nakal ” . pungkasnya.

Sementara itu, beberapa warga sekitar alur dua dan birem bayeun yang biasa membeli BBM di SPBU alur dua kepada awak media menerangkan, ” Kami butuh BBM jenis premium untuk mesin air disawah, dan sampan pancing untuk mencari nafkah, tidak untuk dijual lagi BBM nya ” . terangnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here