Pesarean Mbah Sumo Haji Umar Ramai Dikunjungi Peziarah

0
2149
Saiful Rohim Kades Sukorejo Kemeja Merah Dan Junaidi Cicit Mbah Sumo Haji Umar Saat Berada Diarea Pesarean

Jember, raungpost.id

Sayyid Usman Sulaiman atau Mbah Sumo Haji Umar merupakan salah satu tokoh perjuangan dalam membela tanah air dimasa penjajahan belanda, ia lahir pada hari jumat kliwon tahun 1846 didesa margoyoso, pati jawa tengah dan wafat pada hari selasa wage tahun 1935 dikabupaten jember.

Saat ini makam Sayyid Usman Sulaiman atau Mbah Sumo Haji Umar berada didusun karang semanding, desa sukorejo, kecamatan bangsalsari. Menurut warga sekitar makam Mbah Sumo ramai dikunjungi saat malam jumat legi.

Diketahui Mbah Sumo Haji Umar sendiri merupakan salah satu guru Toreqoh yang mumpuni dimasanya, tidak heran jika ia memiliki ribuan santri yang tersebar diseluruh jawa.

Para pengunjung atau ziaroh berasal dari berbagai daerah seperti dari kabupaten banyuwangi, pasuruan, jember, pacitan, banyumas dan daerah kabupaten/kota lainnya.

Junaidi salah satu cicit keturunan Mbah Sumo Haji Umar kepada media ini, kamis (18/10/2018) menyampaikan bahwa Sayyid Umar Sulaiman ini merupakan garis keturunan dari kanjeng sunan kali jaga.

” Dimasa penjajahan belanda Mbah Sumo Haji Umar merupakan salah satu pasukan atau laskar inti dari pangeran Diponegoro yang mengobarkan perlawanan terhadap kompeni belanda ” .terangnya.

Baca Juga:  Gerebeg Suro Desa Sukoreno Dijaga Ketat Aparat Keamanan

Mbah Sumo Haji Umar berguru kepada Syech Muhamad, lalu melanjutkan kegrojogan sewu yang berada dilereng gunung lawu hingga akhirnya tiba dikabupaten jember tepatnya didesa sukorejo, kecamatan bangsalsari.

Lebih jauh Junaidi menjelaskan, Silsilah dari Mbah Sumo dari Sulton Abu Bakar dari campa persi istri Umi Kulsum berputra Sayyid Abdulah campa persi Istri Siti Zainab berputra Hasanudin banten.

Hasanudin banten berputra Ja’far Makruf istri Siti Kholifah hingga ke Sayyid Usman Sulaiman atau Mbah Sumo Haji Umar, ” Sedangkan Mbah Sumo Memiliki Keturunan empat putri, dan saya sendiri merupakan cicit dari Mbah Sumo Haji Umar dan cucu dari Mbah Rasiah putri pertama Mbah Sumo Haji Umar ” .jelasnya.

Ditempat yang sama Edi Jasmani juru kunci pesarean Mbah Sumo Haji Umar menuturkan, makam Mbah Sumo ramai dikunjungi oleh para ziaroh dari berbagai kota/kabupaten di jawa timur maupun jawa tengah.

Sementara itu kepala desa sukorejo Saiful Rohim mengatakan, dalam waktu dekat area pesarean Mbah Sumo Haji Umar akan direnovasi untuk memberikan kenyamanan kepada para peziaroh.

Baca Juga:  Tingkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat, Camat Sukorambi Kembangkan Tanaman Nilam

” Kami berharap doa dan dukungan dari berbagai pihak maupun kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berada diarea pesarean ” . pungkasnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here