Serap Aspirasi Nelayan Lewat Cangkruk,an Bermutu, Begini Arahan Kapolres jember

0
875
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK. MH Bersama Kasdim Mayor Sampak Beserta Instansi Terkait Saat Memberikan Arahan Kepada Masyarakat Nelayan Dan Adik-adik Mahasiswa

Jember, raungpost.id

Penyelenggaraan gelar cangkruk,an dengan tema CERUTU atau cangkruk,an bermutu bersama kapolres jember, kasdim 0824, masyarakat nelayan beserta badan eksekutif mahasiswa dari perguruan tinggi dilaksanakan dipantai papuma, jumat (19/10/2018).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh kapolres jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK. MH, Kasdim 0824 mayor inf Sampak, masyarakat nelayan, badan eksekutif mahasiswa, kepala dinas perikanan dan kelautan Drs Murtadlo Msi, kepala bakesbangpol Drs Bambang Haryono, kasat Intelkam AKP Edy Sudarto SH, MH, kasat reskrim Erik Pradana muspika wuluhan, masyarakat nelayan dan 208 adik-adik dari mahasiswa.

Dalam arahannya kapolres jember AKBP Kusworo Wibowo mengajak masyarakat nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. kami ingin menyerap aspirasi para nelayan, diantaranya pada saat ada peristiwa bencana laka laut seperti yang terjadi beberapa waktu lalu yaitu peristiwa perahu terbalik diwilayah pantai pancer puger.

” Dalam hal ini pihak polres jember melalui sat polairut dan polsek puger, wuluhan dan ambulu telah memberikan rambu-rambu yang berada dilaut, namun masih saja para nelayan melanggarnya ” .jelasnya.

Memasuki pesta demokrasi seperti saat ini, yang mana telah berlangsung tahapan-tahapan kampanye pemilu tahun 2019, diharapkan antara masyarakat nelayan dan mahasiswa ayo rapatkan barisan tetap menjaga ketertiban, keamanan sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan.

Dalam menjaga pesta demokrasi, masyarakat harus paham menjaga etika dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita hoax, “Apabila kabupaten jember aman dan kondusif maka pembangunan dapat berjalan dan perekonomian akan semakin meningkat ” .terang Kusworo Wibowo.

Ditempat yang sama, kasdim 0824 mayor inf Sampak menyampaikan permintaan maaf dari dandim 0824 letkol inf Arif Munawar yang tidak bisa hadir dalam acara cangkruk,an ini karena ada kegiatan dinas diluar kota sehingga saya ditunjuk untuk mewakilinya.

Masyarakat harus bersatu agar kabupaten jember tetap kondusif, seperti diketahui bersama, kemarin kamis (18/10/2018) Kementrian Polhukam RI melakukan pengecekan wilayah pulau terluar yaitu dikawasan cagar budaya yakni pulau nusa barong.

” Melalui forum ini kami meminta kepada seluruh instansi terkait dan masyarakat agar ikut berperan dalam menjaga dan melestarikan habitat yang ada disana ” .ujarnya.

Utamanya masyarakat nelayan yang selalu mengitari dan sering singgah di pulau nusa barong, diharapkan ikut berperan aktif menjaga ekosistem laut agar ikan yang ada di laut semakin meningkat.

” Bukan malah merusak ekosistem yang ada disaat mencari ikan, sehingga habitat disana rusak, ikan dilaut semakin berkurang dan berpengaruh pada kehidupan nelayan itu sendiri ” .imbuh Sampak.

Kepala dinas perikanan dan kelautan Murtadlo menyampaikan, kapasitas ikan laut diwilayah kabupaten jember mencapai 40.000 ton, hal tersebut berdasarkan hasil survey. ” Namun fakta dilapangan hingga saat ini ikan yang berhasil ditangkap oleh nelayan mencapai 22.000 ton ” .ungkapnya.

Terkait dengan kejadian laka laut, sebenarnya pemkab jember telah menyediakan rompi pelampung, namun para nelayan enggan menggunakan dikarenakan penggunaan pelampung dapat disimpulkan akan siap menghadapi bencana.

” Dalam hal ini pemkab jember telah mengalokasikan jacket dan asuransi nelayan menggunakan anggaran APBD, dan saat ini nelayan yang tercover asuransi sebanyak 3.800 nelayan dari 8.000 nelayan ” .jelas Murtadlo.

Hal serupa juga disampaikan Bambang Suharyono kepala bakesbangpol, terlaksanakanya kegiatan ini tidak lepas dari peran besar kapolres jember dengan mempertimbangkan kedekatan dan aspirasi masyarakat bersama mahasiswa untuk mewujudkan kabupaten jember yang kondusif.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pembagian sembako kepada 120 orang masyarakat nelayan dan pemberian baju batik kepada 45 orang mahasiswa yang hadir.(jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here