Pemkab Jember Launching Bantuan Pangan Non Tunai Pengganti Rastra

0
1093
Asisten II Edi Budi Susilo Didampingi Kepala Cabang Bank BNI 46 Mohamad Fardian dan Kadinsos Isnaini Dwi Susanti

Jember, raungpost.id

Launching bantuan pangan non tunai (BPNT) dan penyerahan kartu keluarga sejahtera diwilayah kecamatan patrang diikuti tiga kelurahan diantaranya kelurahan bintoro, baratan dan patrang, selasa (13/11/2018).

Kegiatan tersebut ditempatkan dikelurahan bintoro, kelurahan patrang. Ada sekitar 1250 penerima manfaat bantuan non tunai sekaligus penyerahan kartu keluarga.

Kadinsos jember Isnaini Dwi Susanti menyampaikan, sebenarnya bantuan non tunai (BPNT) dan penyerahan kartu keluarga sejahtera dibagi menjadi dua tempat, bila dijadikan satu dikelurahan bintoro maka tidak akan muat.

” Warga penerima manfaat yang berada dikelurahan bintoro saja mencapai 1250 KBM dari tiga kelurahan yakni kelurahan bintoro, patrang dan baratan ” .jelasnya.

Dengan adanya launching ini diharapkan masyarakat bisa mengerti cara bagaimana menggunakan kartu tersebut, ” yang jelas kedepan, data masyarakat penerima manfaat benar-benar valid sehingga tidak menyulitkan disaat penerimaan nantinya ” .imbuh Isnaini.

Data yang kita pakai adalah data dari pusat tahun 2015. Maka dari itu bila ada kesalahan baik nama maupun yang tidak layak menerima manfaat, kita tidak serta merta langsung mencoretnya. Semua tetap akan diajukan kembali kepusat.

Baca Juga:  Pemprov Bersama Pemkab Menggelar Sosialisasi Dan Bimbingan sistem Pengadaan  Secara Elektronik

” Kemensos sendiri telah memberikan kesempatan pada kita untuk merubahnya pada pertengahan bulan november ini hingga juni baik kesalahan nama dan lain sebagainya ” .terangnya.

Hingga saat ini kendala dilapangan tidak ada, semua masih berjalan lancar. harapannya ya semoga program pemerintah ini bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat, terang Isnaini.

Ditempat yang sama kepala cabang bank BNI 46 kabupaten jember Mohamad Fardian menjelaskan, bank BNI sendiri merupakan developmen pemerintah yakni sebagai penyedia kartu keluarga sejahtera, edisi dan agen 46 sebagai penyalur BPNT.

” Kita sudah sama menjadi bagian dengan kemensos, dinsos dan juga KPM yang merupakan inti dari program KBM, untuk kendala yang kita hadapi adalah adanya data yang tidak valid, semestinya bulan kemarin kita serahkan namun tertunda, baru bulan oktober kemarin kita salurkan ” .urainya.

Dari data yang tidak valid ini kita melakukan koordinasi dengan pihak dinsos terutama TKSK dan agen 46 yang ada dikabupaten jember, kata Fardian.

Baca Juga:  Masyarakat Antusias Berebut Bibit Perhutani

Sementara itu asisten II Edi Budi Susilo menyampaikan BPNT ini merupakan program pemerintah sebagai pengganti rastra yang mulai bulan oktober telah ditiadakan.

” Launching ini dilakukan serentak diseluruh kabupaten jember dengan sistem bergilir untuk pembagian (KKS) kartu keluarga sehat sebagai syarat untuk mengambil jatah BPNT” .katanya.

Dari KKS tersebut warga penerima manfaat akan mendapatkan 110 ribu rupiah yang masuk melalui rekening masing-masing. Dan uang tersebut akan ditukarkan melalui agen BNI 46 yang telah ditunjuk.

Dari uang itu warga penerima manfaat akan mendapatkan beras premium sebanyak 10 kilo dan telur 3 biji, atau bisa juga beras 5 kilo dan telur sekian biji tergantung warga, pungkas Edi (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here