Indonesia Bebas Topeng Monyet

0
300
Penyerahan Monyet Ekor Panjang Oleh Pemerhati Satwa Dari Belanda Kepada BKSDA, Disaksikan HM Arum Sabil, Kapolres Dan Segenap Tamu Undangan

Jember, raungpost.id

Sosialisasi penanganan Monyet Ekor Panjang sekaligus tempat transit rehabilitasi di City Forest yang berada di Kecamatan Sumbersari dihadiri langsung oleh HM Arum Sabil, Kapolres jember, Kepala BKSDA Jatim, Kepala Bidang III BKSDA jember, pemerhati satwa dari Belanda beserta segenap tamu undangan, jumat (8/2/2019).

Kepala BKSDA Jatim melalui Bidang III BKSDA Jember Setyo Utomo SH, Msi menyampaikan, Perlunya sosialisasi terkait Monyet Ekor Panjang kepada masyarakat ini, karena selama ini banyak masyarakat yang memelihara Monyet untuk mencari penghasilan dengan cara mempekerjakan Monyet yang lebih dikenal dengan nama Topeng Monyet.

Menurutnya, ada pelarangan dari Kementrian Kehutanan maupun dari Gubernur Jatim tentang adanya pertunjukan Topeng Monyet. ” Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memelihara satwa Monyet , karena beresiko dan juga menimbulkan ancaman penyakit, misal jika Monyet ini memiliki penyakit TBC, penularannya sangat cepat sekali ” .ujarnya

Disamping itu, Monyet Ekor Panjang ini mencakar serta menggigit. untuk itu kita melakukan rehabilitasi, perawatan dan penyembuhan bagi Monyet yang sakit maupun lemah karena telah dijadikan Topeng Monyet pemiliknya.

” Setelah kita lihat Monyet-Monyet ini sehat dan pulih kembali, kita akan segera mengembalikan kehabitatnya yakni di Pulau Nusa Barong. Ada dua puluh lima ekor Monyet Ekor Panjang yang kita rehabilitasi disini. Jika tidak ada halangan, tanggal 20 ini semua akan dikembalikan kehabitatnya, ” urai Setyo.

Ditempat yang sama HM Arum Sabil mengatakan, Saya memberikan apresiasi kepada Kapolres, Kepala BKSDA Jatim juga BKSDA Kabupaten Jember, pemerhati satwa dari Belanda yang begitu peduli, bahwa Indonesia Bebas dari Topeng Monyet.

” Masyarakat yang selama ini memelihara Monyet Ekor Panjang tidak tahu, jika ada resiko penyakit yang akan ditanggungnya. Disamping itu juga, masyarakat tidak tahu cara merawat hewan satwa ini secara benar ” .terangnya.

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo juga menyampaikan bahwa, untuk menindak lanjuti dari Kementerian Lingkungan Hidup juga surat edaran dari Gubernur Jatim tentang adanya pelarangan Topeng Monyet, sehingga dalam hal ini BKSDA Jatim menyerahkan kepada Jakarta Animal Aid Netword (JAAN) untuk merehabilitasinya.

Adapun yang berketempatan untuk melaksanakan merehabiliasi di City Forest Jember, ” Tidak ada hukuman pidana bagi yang memiliki hewan ini, karena hewan ini tidak termasuk hewan yang dilindungi, kita hanya memberikan himbauan agar masyarakat yang memiliki untuk segera mengembalikan kehabitatnya atau melalui BKSDA Kabupaten Jember, ” pungkasnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here