Anggota DPRD Buleleng Bali Lakukan Kunker Di Kabupaten Jember

0
575
Sekda Kabupaten Jember Ir Mirfano (kiri) Bersama Wakil Ketua DPRD Buleleng Bali I Made Pirnawijaya S. Sos (kanan)

Jember, raungpost.id

Kunjungan kerja anggota kerja DPRD Kabupaten Buleleng, Bali di Kabupaten Jember diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Ir. Mirfano diaula bawah Pemkab Jember, rabu (13/2/2019).

Kehadiran anggota DPRD kabupaten Buleleng di Kabupaten Jember terkait dengan PAD, disektor perhubungan dan pendataan pegawai Pemerintahan dengan perjanjian kerja (P3K) di Kabupaten Jember.

Menurut Mirfano, Kabupaten Jember dalam PAD menempati urutan keempat terbesar se-Jawa Timur, tercatat sebesar 630 M.

Slamet Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember juga menyampaikan, untuk parkir berlangganan di Kabupaten Jember, hanya berlaku bagi kendaraan berplat Jember.

Penarikan distribusi parkir dijalan diberlakukan bagi kendaraan berplat nomor diluar Provinsi Jatim. ” Ada pengecualian tempat khusus untuk itu, diantaranya pasar dan rumah sakit ” .terangnya.

Pelaksanaan parkir berlangganan hingga saat ini tetap diberlakukan di Kabupaten Jember. Pendapatan parkir ini ikut andil dalam memberikan PAD Kabupaten Jember.

Dikatakan oleh Slamet bahwa, ada dua sisi terkait dengan parkir, pertama PAD kedua pelayanan untuk ciptakan tertib lalulintas.

Baca Juga:  FPRM Aceh, Keuchik Harus Lebih Banyak Belajar Tentang Peraturan

” Hingga saat ini tidak ada kendala yang berarti, karena ini bersinergi dengan antara pihak Pemkab, Polres dan Bappeda Provinsi, dan pajak khusus untuk tempat khusus ” .urainya.

Ir Ruslan Abdul Gani Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia ( BKPSDM) menjelaskan, berkenaan dengan P3K Pemkab Jember telah mengambil sikap setelah mengikuti sosialisasi di Batam, mengenai P3K dan mendapatkan surat dari Menpan yang mencantumkan jadwal pelaksanaan mencantumkan jadwal pelaksanaan perekrutan, yaitu pendaftaran P3K pada tanggal 8-16 Februari 2019.

” Kami telah mengambil sikap, agar segera mengumumkan jadwal pendaftaran P3K,” ujarnya.

Dalam hal ini Pemkab Jember memprioritaskan 3 formasi, yaitu tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh pertanian.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Buleleng, I Made Adi Pirnawijaya, S.Sos, menyampaikan, Kami menilai PAD Perhubungan Kabupaten Jember yang dihasilkan dari parkir pajak online tentunya sangat menarik perhatian.

” Di Kabupaten Buleleng sendiri belum ada PAD pajak secara online. Untuk itulah kami tertarik untuk datang dan belajar tentang parkir pajak online,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Jatim Siap Terlibat Dalam Penyelenggaraan Jember Fashion Carnival

Dirinya berharap agar dapat menerapkan sistem parkir berlangganan dengan pajak online di Buleleng.

Sedangkan mengenai P3K sendiri, karena masih baru pertama kali, ia mengaku ingin belajar tata cara perekrutan pegawai P3K, katanya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here