Administratur KPH Jember, Berikan Pembinaan Bidang Keamanan Hutan Kepada Jajaran Dibawahnya

0
1079

Jember, raungpost.id

Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Bidang Keamanan Hutan Polhut KPH Jember Tahun 2019, bertempat di halaman Kantor BKPH Ambulu dihadiri Administratur Perum Perhutani KPH Jember, Waka selatan, Waka utara, Asper, KRPH, Polhutmob beserta jajaran pengamanan Hutan serta Muspika, kamis, (14/2/2019).

Kegiatan tersebut dalam rangka penyegaran fisik dan mental sekaligus membersihkan diri melalui istighosah bersama.

Administratur Perum Perhutani KPH Jember, Rukman Supriatna dalam sambutannya menyampaikan, Dalam menjaga keamanan hutan ada tiga pola yang bisa dilaksanakan yaitu, Preventif,Preemtif dan reprensif.

Preventit adalah ” sebuah tindakan yang diambil untuk mengurangi atau menghilangkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian yang tidak diinginkan dimasa depan. Sementara Preemtif adalah, penanggulangan kejahatan dengan cara menanamkan nilai atau norma terinternalisasi dalam diri seseorang dan Reprensif adalah menyembuhkan dengan cara mengekang dan menahan.

Disamping itu terang Rukman bahwa, sejak dirinya menjabat Asper tahun 2001 telah menerapkan 3 CM, yakni Cegah masuk, cegah menebang dan cegah membawa.

” Saya berharap kepada teman-teman, jangan pernah punya niatan untuk menangkap pencuri. Tapi bagaimana bisa mencegah aksi pencurian tersebut, kecuali kita dihadapkan dalam kondisi terpaksa, baru dilakukan tindakan tegas ” .terangnya.

Baca Juga:  Indonesia Bebas Topeng Monyet

Jangan pernah ada kata pembiaran dalam artian, bila terjadi kehilangan satu pohon jangan dibiarkan, langkah yang harus diambil adalah penyisiran lalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun TNI, karena kita sudah bekerjasama dengan dua instistusi ini untuk mengamankan hutan.

” Bila ada pengukuran dilapangan dan lain sebagainya yang diduga ilegal langsung laporkan, karena ini adalah tugas kita dalam menjaga dan mengamankan hutan ” .tegas Rukman.

Saya berpesan sesibuk apapun dalam bekerja, jangan pernah meninggalkan sholat lima waktu, karena ini adalah kewajiban. Harapan saya kepada Asper, perbaiki Pos-Pos yang ada, buatlah tempat untuk ibadah tempat istirahat agar disaat kita bekerja menjadi tenang.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada teman-teman LMDH yang telah ikut membantu dalam menjaga dan mengamnkan hutan, juga kepada rekan-rekan wartawan yang selama ini telah bersinergi.

Tugas utama kita adalah mengamankan kayu hutan, maka dari itu sebisa mungkin kita harus bersih diri, ” Jangan sampai saya mendengar ada teman-teman yang terlibat pencurian, saya sedih mendengarnya, karena ini dilematis ” .ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Berikan Penjelasan Kepada Rombongan Audensi Perhutani

Bila nanti diproses hukum dan terbukti otomatis akan di PHK. Jika tidak diproses akan menjadi preseden buruk bagi masyrakat dan teman-teman lainnya.

” Waktu dipemalang, saya pernah mengeluarkan 3 orang karena terlibat kayu, mereka kena OTT, dan saya tidak bisa membantu dan tidak akan pernah membantu, karena ini adalah komitmen kita bersama, ” . pungkasnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here