Bupati Sampaikan Akan Mengadakan TMMD Dikecamatan Sukowono

0
455

Jember, raungpost.id

Hadrah At-Tanwin dari Desa Slateng, Kecamatan Ledokombo mendapat apresisasi dari Bupati Jember Hj dr Faida MMR, saat memberikan suguhan menarik bagi masyarakat jamaah istighosah jumat manisan di Pendopo Wahyawibawagraha, kamis malam (14/2/2019).

Dalam penyampaianya Bupati Faida mengatakan, akan diadakan TMMD di Kecamatan Sumberjambe.

“Kita berikan tempat di pelosok agar pembangunan bisa merata,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Faida juga memaparkan kepada Watimpres terkait program 22 Janji Kerja dan juga perkembangan yang terkinian.

Selain itu juga dbahas P3K di Kementrian PAN dan RB. Pemkab Jember berupaya untuk membantu nasib guru K2.

“Jangan sampai antar guru sampai terpecah belah, jadi harus kompak dan rukun,” kata Bupati Faida.

Bupati Faida dalam kesempatan tersebut menyampaikan juga terkait masalah PTT penjaga sekolah yang ada di Kabupaten Jember.

Bupati Faida menegaskan hanya akan memproses data yang disampaikan langsung oleh para guru saat Kongres Guru beberapa waktu lalu.

“Kami pastikan proses akan dilakukan untuk berkas yang disampaikan secara langsung tanpa perantara,” tegasnya.

Baca Juga:  Pencanangan Program Satu Sekolah Satu TNI, Camat Arjasa Libatkan Mahasiswa KKN Unej

Bupati menyampaikan untuk P3K dari pemerintah formasi yang dibituhkan adalah guru, kesehatan dan penyuluh pertanian.

“Tahap ini masih tiga formasi dahulu, tahap selanjutnya mnggu intruksi pusat,” pesan Bupati.

Alumnus Kedokteran FK Unair ini juga tidak lupa menyampaikan agar masyarakat tidak mudah percaya kepada calo atau pihak yang memberikan janji dapat lolos P3K.

“Kami pastikan tidak ad titip-titipan, jika ada berarti itu masuk kepentingan pribadi,” tuturnya.

Bupati Faida dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa kasus tambang blok Silo sudah selesai dengan dicabutnya WIUP dan terbitnya SK Mentri ESDM mencabut blok Silo.

“Perjuangan masyarakat Jember dan Kecamatan Silo untuk menolak tambang emas agar dicabut, salah satunya dengan sidang non litigasi yang hasilnya dicabut dan tidak akan bisa ditambang,” jelasnya.

Termasuk juga akan mengawal RT RW agar di wilayah Silo tidak ada penambangan apapun di wilayah Kecamatan Silo.

Bupati Faida juga menyampaikan terkait pengembangan Bandara Notohadinegoro sebagai embarkasi haji antara. Walaupun sempat terjadi tarik ulur dengan PTPN terkait lahan, namun akhirnya selesai juga dan segera dibangun asrama haji dari APBD II Jember.

Baca Juga:  Bupati, Hoax Harus Dilawan

“Sedangkan perpanjangan runway dari anggran pusat dan siap dikerjakan,” katanya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here