Bupati, Pemdes Sangat Butuh Klinik Konsultasi Untuk Penggunaan Dana Desa

0
603
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR

Jember, raungpost.id

Dalam pengelolaan Dana Desa (DD) tentunya seorang Kepala Desa memerlukan bantuan serta dukungan, hal ini disampaikan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, senin (11/3/2019).

” Kita menginginkan bagaimana seorang Kepala Desa bisa tenang dengan mendapat informasi dan berbekal keterampilan yang cukup sehingga bisa mengawal penggunaan Dana Desa “.ujar Bupati.

Bantuan dan dukungan untuk Kepala Desa sangat penting dan itu berupa klinik konsultasi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jawa Timur dan Kabupaten Jember.

Klinik ini berlangsung di Aula PB Soedirman Pemkab Jember. Klinik konsultasi ini sangat diperlukan oleh pemerintah desa.

“Jika itu fitnah, segera diklarifikasi. Jika ada temuan supaya segera ditindak lanjuti,” terang Bupati.

Sementara itu, Inspektorat Pembantu Propinsi Jawa Timur, Samsul Huda, SH, MSi, menyampaikan, jika ada pelanggaran dalam pengelolaan Dana Desa, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan penyelewengannya.

Peningkatan anggaran dana desa rata-rata sekitar 300 juta per desa jika dibandingkan tahun sebelumnya

Inspektorat Provinsi, hanya punya kewenangan untuk melakukan monitoring evaluasi terhadap pengelolaan dana desa,imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Memastikan Penyerahan SP Diterima Langsung Oleh GTT

“Di Permendagri kita tidak melakukan pemeriksaan, kita hanya melakukan monitoring,” jelasnya.

Kewenangan pemeriksaan dana desa itu ada di inspektorat kabupaten maupun di kecamatan.

Wujud monitoring itu adalah kerjasama antara inspektorat propinsi dan inspektorat kabupaten dan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) menggelar klinik konsultasi.

“Dengan adanya klinik di Jember, nanti tidak ada satupun perangkat desa yang terjerat permasalahan,” harapnya.

Samsul mengimbau, dana desa harus dikelola sesuai dengan ketentuan. Jika memang tidak tahu, bisa berkonsultasi pada yang bersangkutan, seperti inspektorat kabupaten mampu propinsi.

“Harapan kami, dana desa bisa digunakan sesuai dengan ketentuan, sesuai dengan harapan masyarakat setempat,” Samsul. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here