PWNU Jatim Instruksikan Warga Nahdliyin Ikut Mensukseskan Pemilu

0
441

Jember, raungpost.id

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepengurusan di bawahnya, serta jemaah NU atau warga nahdliyin, untuk menyukseskan hajatan pemilu lima tahunan tersebut.

Karena, pemilu dinilai bukan hanya agenda seremoni untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin lima tahun sekali. Tapi lebih jauh dari itu, pemilu menjadi sarana bagi rakyat untuk menentukan nasib bangsa dan negara ke depan. Untuk itu, PWNU Jatim menyerukan agar warga nahdliyin menggunakan hak suaranya, dan tidak golput.

“Kami menyerukan agar menyukseskan pemilu 17 April 2019 mendatang. Baik Pemilu Legislatif, maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI. Karena ini merupakan hajatan politik bangsa secara keseluruhan, sebagai sarana menuju kehidupan bersama yang lebih baik,” tegas Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dalam maklumat PWNU Jatim.

Maklumat itu, dibacakan di agenda konsolidasi organisasi yang digelar di Pondok Pesantren As-Sunniyyah Kencong, Minggu (31/3) malam. Acara ini selain dihadiri ribuan warga warga NU, juga diikuti oleh enam Pengurus Cabang NU (PCNU) di wilayah timur Jatim. Yakni PCNU Kencong, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Baca Juga:  Bupati Menghimbau Bagi Pemilih Pemula Guna Memberikan Hak Pilihnya

Dalam maklumat itu, PWNU Jatim juga mengintruksikan agar seluruh jajaran pengurus dan warga nahdiliyin menyelenggarakan lailatul ijtima pada Selasa (16/4) malam, beberapa saat sebelum pencoblosan. Kegiatan itu sebagai instrumen organisasi untuk membahas masalah sosial, ekonomi dan budaya, yang dihadapi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Selanjutnya, PWNU Jatim juga meminta warga nahdliyin melakukan gerakan batiniyah dengan menggelar istighotsah berjemaah. Selain itu, juga melakukan salat tahajud dan salat subuh berjemaah, pada Rabu (17/4). Gerakan batiniyah ini untuk menyukseskan hajatan pemilu yang diselenggarakan di hari yang sama.

“Tak hanya itu, demi terciptanya pemilu aman dan damai, PWNU Jatim juga menginstruksikan secara serentak agar menghidupkan Masjid dan musala (dengan beribadah) pada malam jelang pemilu,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kencong KH Zainil Ghulam mengatakan, konsolidasi yang dilakukan ini, merupakan agenda terencana yang digagas PWNU Jawa Timur untuk mengukuhkan peran organisasi dalam membangun bangsa, serta menjaga keutuhan NKRI.

Selain itu, juga menguatkan peran organisasi di bidang keagamaan dan keummatan bagi jemaah NU atau warga nahdliyin. “Saat ini NU hampir memasuki usia satu abad. Di usia yang telah matang tersebut, NU ingin terus mengabdi dan berperan lebih luas lagi di bidang keummatan dan kebangsaan,” katanya, usai memberi sambutan di acara tersebut. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here