Kapolres Melepas Truk Pengangkut Logistik Kotak Surat Suara 

0
513
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK. MH Saat Melepas Truk Pengangkut Logistik Kotak Suara

Jember, raungpost.id

Pelepasan Pengamanan logistik kotak suara oleh Kapolres Jember berlangsung dari gudang KPU yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Kaliwates, selasa pagi (9/4/2019).

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH. SIK. MH kepada sejumlah media menyampaikan, Hari ini untuk pertama kalinya kita melaksanakan pengamanan pendistribusian logistik kotak suara atau surat suara ke PPK di 11 Kecamatan.

“Hari ini ada 11 Kecamatan, besok 6 Kecamatan dan hari kamis ada 16 Kecamatan,”katanya.

Di setiap PPK ada sekitar 2-4 truk yang mengatar logistik dan kita kawal dengan 4 personil pengamanan bersenjata lengkap.

Pendistribusian logistik diawali dengan kendaraan Doble kabin didepan, kemudian truk lalu dibelakang ada dua kendaraan bermotor.

“Anggota sengaja dilengkapi senpi untuk mengantisipasi adanya gangguan dan ancaman pendistribusian kotak suara, sehingga seluruhnya bisa dinetralisir dan diantisipasi, “terang Kapolres.

Dari 7.670 TPS yang ada di Kabupaten Jember ujar Kapolres, ada 12 TPS yang masuk kategori rawan terdiri dari 2 Kecamatan yakni Sempolan dan Tempurejo.

Rawan yang dimaksud bukan rawan konflik melainkan rawan faktor geografis, misal titik lokasi yang jauh dari perumahan dan akses sarana untuk menuju lokasi tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor, hanya bisa berjalan kaki atau menggunakan kuda.

Baca Juga:  Bupati Lepas Atlet Yang Bertanding Diajang Porprov Jatim VI 2019

” Dititik rawan kita menyiapkan 2 personil di empat TPS dengan 8 linmas, sehingga kita bisa lebih mudah melakukan pengawasan dan ada tindak lanjut dari TNI-Polri jika dibutuhkan, “urainya.

Penggunaan senjata api oleh anggota Polri sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan atau tes kejiwaan dengan demikian sudah dianggap cakap dalam menggunakan senpi.

Disamping itu, personil yang diterjunkan saat ini merupakan personil pilihan, karena sebelumnya telah dilakukan seleksi baik dari segi kesehatan dan lain sebagainya, sehingga personil yang melaksanakan pengamanan ini berdasar surat perintah dan aman menggunakan senpi, tambah Kapolres.

” Seluruh pasukan pengaman yang akan diterjunkan berjumlah 1400 personil terdiri dari 700 anggota Polri dan 400 dari TNI, kemudian dari Brimob dan pasukan samping lainnya “.imbuhnya.

Jika ada yang mengganggu keamanan dan ketertiban, apalagi mengancam keselamatan jiwa masyarakat maupun petugas maka anggota dijinkan menggunakan senjata api, tegas Kapolres.

Kami dari Polri-TNI, KPU dan Bawaslu menghimbau kepada seluruh masyarakat nanti pada tanggal 17 april untuk datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya. ” Jangan takut datang ke TPS karena adanya ancaman dari pihak-pihak tertentu karena kiya siap melakukan pengamanan pengawalan, bagi yang mencoba untuk menggagu keamanan jalannya pemilu maka kami akan menindak tegas ,”tutupnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here