H. Fauzi Cahyo Purnomo, Siap Bawa Perubahan Desa Balet Baru Kedepan Lebih Baik

0
512
H. Fauzi Cahyo Purnomo Cakades Balet Baru, Kecamatan Sukowono

Jember, raungpost.id

Seorang pemimpin adalah panutan, pengayom dan pelindung bagi masyarakat. Disamping itu seorang pemimpin harus memiliki ide-ide cemerlang agar wilayah yang menjadi pangkuanya bisa maju dan masyarakatnya hidup sejahtera.

H. Fauzi Cahyo Purnomo salah satu cakades Balet Baru, Kecamatan Sukowono siap mengabdikan diri dan memberikan yang terbaik buat kemajuan desa dan masyarakat.

Saat ditemui awak media dikediamanya
Ia mengatakan, pencalonanya sebagai cakades didasari oleh rasa cintanya kepada Desa dan masyarakat, hal itulah yang mendorongnya ikut dalam kompetisi.

“Sebenarnya di Desa Balet Baru banyak sekali Ponpes, namun untuk kegiatan ibadah seperti jama’ah taklim ini fakum. Untuk itu saya ingin kegiatan-kegiatan yang bernafaskan islam terus berjalan, “ujarnya.

Dikatakanya, Masyarakat Desa Balet Baru selama ini hanya bisa mengumpulkan pajak, setelah pajak tersebut dikembalikan kemasyarakat oleh Pemerintah, masyarakat tidak bisa menikmatinya.

Dirinya mencontohkan, saat program pembangunan desa mulai bergulir, sedikit sekali masyarakat Desa Balet Baru yang diberdayakan, kebanyakan masyarakat dari Daerah lain yang bekerja. “Padahal pembangunan ini berasal dari pajak yang dibayar oleh masyarakat, “terangnya.

Baca Juga:  Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKN Unesa Kelompok 38 Mengabdi di Desa Cinandang

Jika nanti saya nanti dipercaya oleh masyarakat duduk sebagai Kades, semua anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah baik Pusat, Provinsi maupun Daerah masyarakat wajib menikmatinya.

Jabatan adalah amanah jadi segala sesuatu yang dibebankan oleh ALLAH SWT kepada manusia untuk dilaksanakan, intinya saya tidak ingin mengkhianati amanah tersebut.

Melalui anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah tersebut, akan di gunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan Desa yang tentunya akan memberdayakan masyarakat setempat, dengan begitu akan mengurangi pengangguran.

H. Fauzi menambahkan, Kebanyakan masyarakat Balet Baru Bekerja diluar jawa karena kurangnya pekerjaan di Desanya sendiri. “Inilah salah satu pekerjaan rumah yang harus saya fikirkan, jika nanti benar-benar terpilih sebagai Kades, “imbuhnya.

Pilkades ini sangat rentan gesekan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya berharap dalam Pilkades nanti jangan dijadikan ajang permusuhan namun jadikanlah Pilkades sebagai ajang persaudaraan.

Intinya harus siap kalah dan siap menang. Yang kalah tidak boleh dendam dan yang menang tidak boleh sombong. Ayo kita bersama-sama memajukan Desa Balet Baru kedepan lebih baik, tutupnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here