Team Ospnal ” SERIGALA ” Polsek Sumbersari Mengamankan SatuTersangka Pencuri Hp Berikut Penadahnya

0
429

Jember, raungpost.id

Moh Vicki Fransistoni (21) warga Dusun Jeding RT/RW 02/09 Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari dan Basri (41) warga Dusun Krajan, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari digelandang Team Opsnal ” SERIGALA ” Polsek Sumbersari dalam kasus pencurian hand phond dan penadah, senin (12/8/2019).

Kapolsek Sumbersari Kompol Faruq Mustafa Kamil, Amd menyampaikan, Penangkapan terhadap keduanya bermula adanya laporan dari Kurnia Ali Pranoto warga Perum Kodam V Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.

Dari laporan tersebut Team Opsnal ” SERIGALA ” Melakukan Penyelidikan dan Investigasi serta Stracing dengan Laporan Polisi tersebut diatas secara cermat dan jeli dengan menggunakan pola Observasi, Surveillance, Undercover untuk dapatkan baket valid ( A1 ).

“Dari keterangan tersangka Basri selaku penadah mengatakan bahwa, HP tersebut didapat dari tersangka Vicky Fransistoni tanpa dilengkapi Dos bok yang dibelii dengan harga bervariasi, “urai Kapolsek.

Sebanyak 3 HP berbagai merk yang berhasil diamankan diantaranya (1 buah HP samsung J2, warna hitam, dng Nomor IMEI 1 : 35746409070629/9, IMEI 2: 35746409070629/6, dengan harga Rp.600.000, 1 buah HP XIAOMI 6A , warna hitam, di jual dengan harga Rp. 750.000 dan 1 buah HP samsung mega 2 , warna putih Nomor IMEI 1 : 357392/05/562201/3, harga Rp. 50.000 ).

Baca Juga:  Penjaga Keamanan Gadungan, Acungkan Sajam Dan rampas Handphon

Tiga hand phond tersebut didapat tersangka dengan mencuri di tempat kost korban Kurnia Ali Pranoto. “Selanjutnya dengan bukti permulaan yang cukup tersangka Moh Vicky Fransistoni dan Basri (penadah) berikut Barang Bukti HP di bawa ke Polsek Sumbersari Polres Jember untuk proses hukum lebih lanjut sesuai mekanisme / normatif yang berlaku, “ujarnya.

Menurut Kapolsek, tersangka Moh Vicky Fransistoni merupakan residivis dalam kasus pencurian dan pemberatan (Curat). Aksi keduanya ini dilakukan pada tanggal (28/6/2019).

Modus yang dilakukan Tersangka sebelum melaksanakan actionnya dengan masuk kost-kostan lalu berpura-pura kenal dengan orang yang kost dengan mencari rekan yang mengaku sudah kenal.

“Saat melihat 3 Hand Phone ( HP ) yang masih di charger di satu kamar, dengan cepat tersangka mengambilnya lalu dimasukan kedalam saku celana untuk dibawa pulang. Disaat yang sama semua hand phond sudah di off kan, “terang Kapolsek.

Melihat situasi sudah aman tersangka menjual hand phond tersebut secara bertahap kepada Basri. Dari pengakuan tersangka, hasil dari penjualan tersebut dibuat kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Apes, Pemuda Ini Ditangkap Karena Curi Kotak Amal

Sementara tersangka Basri menjual barang curian ini melalui on line ada pula yang dijual cash. Hand phond yang dijual secara on line yaitu Hp Xiomi 6A dengan harga 750.000 rupiah.

Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian sebesar 3.500.000 rupiah. Kedua tersangka akan dikenakanPasal 362 KUHP, tentang Pencurian dan Pasal 480 ayat 1e,2e KUHP, pungkas Kapolsek. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here