Bupati Jenguk Balita Yang Ditelantarkan

0
268
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Saat Menjenguk Balita Yang Ditelantarkan Orang Tuanya Di RSD dr Soebandi

Jember, RaungPost.id

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR mendatangi RSD dr Soebandi Jember untuk memastikan salah satu bayi yang ditelantarkan oleh kedua orang tuanya yang ditemukan di Wil Kecamatan Panti dalam keadaan sehat.

Bayi tersebut telah dirawat di RSD dr Soebandi selama 18 hari dalam keadaan sehat sambil menunggu orang tuanya yang keberadaanya belum diketahui, terang Bupati, jumat (13/9/2019).

Bupati menambahkan, Selanjutnya bayi ini akan dititipkan di Pusat Pelayanan Sosial Balita Surabaya (PSHB) atau UPT Balita Terlantar sambil menunggu proses selanjutnya dimungkinkan untuk di adopsi oleh keluarga yang mengharapkan balita.

“Saya sangat sedih sekali melihatnya balita ini, diusianya yang baru 18 hari sudah menanggung derita karena ditelantarkan oleh kedua orang tuanya, “ucap Bupati.

Balita ini sangat sehat dan ganteng, padahal lahirnya balita ini kedunia adalah anugerah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

“Mudah-mudahan kelak balita ini menjelma menjadi anak yang hebat berguna dan menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya. Saya mendoakan mudah-mudahan balita ini diberi kekuatan oleh ALLAH SWT, “ujar Bupati.

Baca Juga:  Bupati, Iuran BPJS Yang Perlu Dibantu Bagi Seluruh Lansia Akan Dibiayai Oleh APBD Pemkab Jember

Bagi yang menginginkan untuk mengadopsi ada mekanisme dan prosedurnya, kita akan memfasilitas untuk berkomunikasi melalui PSHB.

Menurut Bupati, di Kabupaten Jember belum ada PSHB, kita sudah mengajukan masih dalam proses karena saya melihat banyaknya anak yang ditelantarkan sehingga tidak ingin pergi jauh-jauh dari Jember untuk memastikan nasib mereka.

Dalam waktu dekat kita sudah punya PSHB sehingga bisa melayani masyarakat secara komprehensif termasuk balita. “Balita ini belum memiliki nama, kita masih mencari inspirasi untuk membuat nama yang tepat dan bagus untuknya, “imbuh Bupati.

Sementara itu Dirut RSD dr Soebandi Jember dr Hendro Soelistijono mengatakan, awal ditemukan balita ini mengalami dehidritasi atau kekurangsn cairan tiga jam tidak ada asupan sehinga kita lakukan dehidratasi.

“Kondisi balita saat ini sudah nampak sehat dan siap dibawa ke PSHB di Surabaya, “terangnya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here