Bupati Didampingi Forpimda Turut Meriahkan Prosesi Ritual Larung Sesaji

0
361
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Didampingi Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin Dan Kasi Pidsud Kajari Jember Herdian Sesaat Melepas Larung Sesaji Yang Akan Dilarung Ketengah Laut

Jember, RaungPost.id

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR didampingi Dandim 0824 letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kasi Pidsus Kajari Jember Herdian turut memeriahkan prosesi ritual larung sesaji dan Petik Laut yang digelar setahun sekali di bulan Muharam atau Suro (Jawa).

Event tahunan ini merupakan kebanggaan masyarakat Puger khususnya dan Jember pada umumnya yang diselenggarakan pada, Sabtu pagi, 14 September 2019.

Ada banyak kemeriahan yang disuguhkan kepada masyarakat selain prosesi larung sesaji dan petik laut ini, diantaranya adalah Puger Ethnic Carnival, Festival Erok-erok, Surfing, bazar UKM , pagelaran seni dan budaya dan sejumlah acara menarik lainnya.

Bupati mengatakan, Kegiatan pada hari ini sangat berbeda karena bisa menyatukan masyarakat dua Desa yaitu Puger wetan dan Puger kulon yang biasanya menyelenggarakan larung sesaji sendiri-sendiri kali dilakukan bersama.

Ini adalah fenomena yang baik dan kita dukung, kegiatan ini dalam rangka muharam atau suroan. Tujuanya sama karena rangkaiannya diawali dengan sema’an Al-Quran dan berdoa bersama.

“Pagi ini adalah puncak acaranya yaitu Ritual atau Larung Sesaji karena mayoritas masyarakat kedua Desa adalah Nelayan dengan harapan memohon keselamatan dijauhakan dari musibah dimudahkan dalam menangkap ikan dan lain sebagainya, “urainya.

Saya sangat senang acara ini berjalan dengan tertib, aman antusias masyarakat juga sangat luar biasa. Kita tadi juga melihat para perangkat Desa menggunakan pakaian adat kerajaan mataram.

“Ada keinginan dari mereka untuk menggunakan pakaian adat dihari-hari tertentu karena memang ada sejarah bahwa di Puger ini ada Kerajaan sehingga budaya mataraman masih sangat kental sekali, “terangnya

Bupati berharap bahwa gelaran budaya dan ritual ini selain menjadi tradisi tahunan, juga sekaligus menjadi sebuah potensi wisata yang mampu mendatangkan dampak positif terutama bagi masyarakat sekitar.

Dalam rangkaian Larung Sesaji ini, Bupati mendapat kehormatan menduduki Dampar Kencana atau singgasan Ratu dalam rangkaian Gerebek Suro. Ini merupakan kehormatan tertinggi dan berhak untuk memberikan restu untuk melakukan larung dan kirab sesaji (jolen).

Upacara Ritual ini sebenarnya merupakan suatu bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil yang didapatkan selama ini, sekaligus doa agar di masa mendatang akan lebih melimpah rejeki yang diperoleh dan keselamatan, serta keberuntungan.

Ritual ini lebih dikenal dengan istilah larung sesaji atau petik laut di pantai selatan, yang setiap tahunnya diselenggarakan secara rutin pada Bulan Muharam dalam penanggalan Hijriah atau bulan Suro dalam penanggalan Jawa.

Acara dimulai pada pukul 07.00 WIB yakni diawali dengan kirab sesaji (jolen-jolen) dari Desa ke Desa menuju Alun-alun Puger.

Selanjutnya Bupati mengendarai kereta dikawal oleh pasukan berkuda menuju pantai Puger dan prosesi dimulai yakni dengan penyerahan seserahan kepada Kanjeng Ratu ( Dalam hal ini adalah Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR) berikut permohonan ijin larung sesaji.

Kemudian diteruskan dengan kirab menuju TPI Puger. Sesaji selanjutnya diangkut dengan perahu menuju samudera dan melarungkannya. (jok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here